Created with Sketch.

Solok, (InfoPublikSolok) – Dalam rangka percepatan perekaman KTP-Elektronik di Sumatera Barat, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPPKBKPS) Provinsi Sumbar lakukan kegiatan Pekan Pendaftaran Penduduk Sumatera Barat berpusat di Ruang Terbuka Hijau, Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan pada tanggal 7-11 November 2018. Seluruh Dinas Dukcapil di Sumatera Barat turut serta sukseskan program percepatan perekaman dan pencetakan KTP-Elektronik ini.

Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) semester I 2018 Kemendagri, dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat sampai kondisi 17 April 2018, pencapaian perekaman dan pencetakan KTP-el di Kabupaten Solok Selatan masih terlalu rendah yaitu 80%. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa kegiatan ini dilaksanakan di Solok Selatan.

Lokus perekaman adalah Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Pauah Duo, dimana Perekaman dan pencetakan tersebut dilakukan di 20 titik yaitu satu per nagari ditambah satu di ruang terbuka hijau Muaralabuh. Sedangkan untuk perangkat peralatan perekaman dibawa langsung oleh masing-masing Kabupaten/Kota.

Jumlah masyarakat yang sudah berumur 17 tahun di tiga kecamatan tersebut terdapat 12.360 masyarakat yang belum rekam data, dengan rincian; Sungai Pagu (3.826 orang), Pauah Duo (2.603 orang) dan Koto Parik Gadang Diateh (5.931 orang). Sedangkan kondisi 31 September 2018 Jumlah penduduk Solok Selatan sebanyak 179.746 orang dengan wajib KTP 128.037 orang, yang sudah rekam 102.350 orang dan sisanya 25.687 belum rekam data.

“Kegiatan ini merupakan salah satu penjabaran program Dirjen Dukcapil yang menargetkan pada Desember 2018 pencapaian perekaman dan pencetakan KTP-el mencapai 100% secara nasional,” terang Kepala Dinas Dukcapil Kota Solok, Drs. Syaiful Rustam yang turut mendampingi tim perekaman kota Solok di Kantor Wali Nagari Pauah Duo Nan Batigo, lokasi Disdukcapil Kota Solok melakukan perekaman.

“Rekan-rekan dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat bertekad secara bersama-sama melakukan perekaman dengan target 100 persen di lokasi perekaman, karena Disdukcapil se-Sumatera Barat merupakan satu keluarga yang sejatinya harus saling mendukung dalam pencapaian target nasional pelayanan dokumen kependudukan,” lanjutnya.

“Setiap operator sudah sepakat tidak hanya merekam data masyarakat saat jam kerja, tetapi disesuaikan dengan kondisi setempat. Sebagai contoh, masyarakat ramai saat sore hari, maka pelayanan dilaksanakan mulai sore hingga malam hari, dan tidak hanya terfokus pada saat jam kerja,” pungkas Syaiful. (am)

Sumber : kotasolok.info

instagram takipçi instagram takipçi free followers for instagram instagram takipçi satın al instagram free followers free instagram followers instagram takipçi kasma instagram beğeni hilesi cheat follower for instagram instagram giriş instagram free follower instagram takipçi kasma instagram takipçi hilesi instagram beğeni hilesi instagram takipçi instagram giriş instagram takipçi satın al instagram free followers instagram free follower cheat follower for instagram free instagram followers free followers for instagram canlı casino adana escort bedava bonus veren bahis siteleri hoşgeldin bonusu veren bahis siteleri canlı bahis
php shell hacklink hacklink al istanbul evden eve nakliyat hacklink Google